Category Archive Community Service

ByCPHI Unud

Pertemuan Validasi Data Prevalensi Stunting & Faktor Risiko Kejadian Stunting di 10 Desa Lokus Stunting

Tanggal 05 September 2019 di Ruang Rapat Bappeda telah berlangsung pertemuan berbagai OPD di Kabupaten Gianyar sampai pada tingkat Kepala Desa yang dipimpin Kabid sinkronisasi Bappeda dan Kadiskes Gianyar. Pertemuan ini membahas mengenai validasi by name by address baduta stunting, identifikasi faktor risiko stunting dan identifikasi sasaran 1000 HPK oleh CPHI FK Unud.

Para Kepala Desa dari 10 Desa Lokus Stunting sudah mengajak Bappeda agar memfasilitasi CPHI mendampingi penyusunan APBDes 2020 dan penguatan posyandu guna mencegah dan menurunkan angka stunting di desa yang angka stuntingnya masih tinggi berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh tim CPHI FK Unud.

 

ByCPHI Unud

Hasil Asesmen 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (LMKM) & Stunting di Kabupaten Probolinggo

Terkait Dengan Komitmen menurunkan angka stunting di Kabupaten Probolinggo, GAIN Indonesia bersama Center for Public Health Innovation (CPHI) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana memfasilitasi Penyusunan Program Berbasis Bukti (PBB) berdasarkan Hasil Asesmen 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (LMKM).

Probolinggo, 16-17 Mei 2019- Sebagai daerah dengan angka kematian bayi tertinggi di provinsi Jawa Timur dan lokus stunting nasional, membuat pemerintah kabupaten probolinggo akan semakin gencar menyusun kebijakan strategis terkait upaya penurunan stunting di kabupaten probolinggo yang didukung oleh GAIN Indonesia dan Center for Public Health Innovation, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana dengan melaksanakan assesmen 10 LMKM sebagai salah satu entry point terkait dengan program penurunan stunting.

Kegiatan Penyusunan Program Berbasis Bukti (PBB) di Kabupaten Probolinggo dilaksanakan pada tanggal 16-17 Mei 2019 yang dilaksanakan di Bappeda Kabupaten Probolinggo dibuka oleh Kepala Bappeda; Bapak Drs. H Tutug Edi Sutomo, MM.

PBB ini dihadiri oleh Bappeda, Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, district coordinator GAIN Indonesia, perwakilan Bidan Praktik Mandiri, Puskesmas dan Rumah Sakit di lingkungan Kabupaten Probolinggo. Adapun hal yang dibahas pada hari pertama pada tanggal 16 Mei 2019 adalah mengenai pemaparan hasil penilaian 10 LMKM serta penyusunan program berbasis bukti berdasarkan hasil asesmen tersebut. Kegiatan dilanjutkan tanggal 17 Mei 2019 yang membahas mengenai strategi untuk penurunan stunting di Kabupaten Probolinggo.

Tim Center for Public health innovation (CPHI) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana juga memfasilitasi kegiatan penyusunan Program Berbasis Bukti (PBB) dengan metode Bottle Neck Analysis yang menganalisis hambatan pelaksanaan 10 LMKM di Kabupaten Probolinggo. Hasil pertemuan selama dua hari ini mendapatkan kesepakatan rencana kegiatan berupa revisi terhadap peraturan gubernur untuk memperkuat implementasi 10 LMKM, SOP untuk mengatur ASI Eksklusif, Rawat gabung, IMD, dan perbaikan mekanisme monitoring & evaluasi yang melibatkan berbagai OPD serta fasilitas layanan kesehatan di lingkungan Kabupaten Probolinggo. Selain itu juga dari diskusi disepakati untuk adanya pelatihan staff LMKM (konselor ASI & Non-klinis), perekrutan SDM terutama dokter anastesi. Adapun strategi rencana kegiatan dari hasil diskusi adalah dengan pertemuan lintas sektor terkait rencana penyusunan program, pelatihan SDM terkait, dan juga memenuhi kebutuhan masing-masing fasilitas layanan kesehatan secara lebih optimal. Kepala Bappeda juga memaparkan bahwa rembug stunting akan dilaksanakan setelah PAK pada bulan Mei sampai dengan juni 2019 sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pembangunan kesehatan di Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini akan dipimpin oleh Bappeda bersama dengan Dinas Kesehatan, Fasilitas Kesehatan dan beberapa OPD terkait.

Kepala Bappeda berharap melalui dialog dan diskusi diantara berbagai OPD terkait yang difasilitasi oleh Center for Public Health Innovation, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dapat menjadi salah satu strategi yang akan diadopsi nantinya sebagai usulan pembuatan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Probolinggo. Penyusunan Pembangunan Kesehatan kearah yang lebih baik ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan ASI eksklusif sehingga status gizi anak meningkat dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Probolinggo.

 

Berita Mengenai PBB di Kabupaten Probolinggo diliput Media Cetak Radar Bromo.

ByCPHI Unud

Audiensi Tim CPHI dengan Bappeda Di Kabupaten Gianyar

Tim CPHI melakukan audiensi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Kabupaten Gianyar pada Kamis, 16 Mei 2019. Audiensi ini dilakukan terkait dengan program penguatan intervensi suplementasi gizi kerjasama antara CPHI FK Unud yang ditunjuk oleh Direktorat Gizi Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Kegiatan ini adalah program pendampingan terkait dengan pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Gianyar.

ByCPHI Unud

Kerjasama dengan Kementrian Kesehatan dalam Penguatan Intervensi Suplementasi Gizi di Kabupaten Gianyar Bali

Direktur CPHI dr. Pande Putu Januraga, M.Kes., DrPH dan para peneliti bertemu dengan Direktur Gizi Kementrian Kesehatan; Bapak Ir. Doddy Izwardy, MA guna membahas mengenai kerjasama pendampingan penanggulangan stunting di 10 desa lokus stunting di Gianyar Bali.

Departemen Gizi Kementrian Kesehatan yang telah mengidentifikasi penguatan intervensi suplementasi gizi kerjasama dengan universitas dan perguruan tinggi (pendampingan program pencegahan dan penanggulangan stunting di kabupaten/kota lokus stunting) dan dalam hal ini bekerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi yang memiliki kualifikasi dan pengalaman untuk melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat terkait percepatan perbaikan gizi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten/Kota lokus stunting. Kementerian Kesehatan dalam hal ini pihak Direktorat Gizi Masyarakat mempercayai CPHI Fakultas Kedokteran Universitas Udayana sebagai mitra untuk melaksanakan pendampingan penanggulangan stunting di 10 desa lokus stunting di Kabupaten Gianyar, Bali.

Hal ini juga berkaitan dengan kerjasama sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepakatan Bersama antara Kementerian Kesehatan No: HK.03.01/I/808/2018 dengan Universitas Udayana No: 13377/UN14/KS/2018 tentang Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dalam Rangka Percepatan Pencapaian Sustainable Development Goals 2, 3, 5, dan 6 tanggal 25 Oktober 2018.

Terkait penguatan intervensi suplementasi gizi dalam pendampingan program pencegahan dan penanggulangan stunting di kabupaten/kota lokus stunting ini, pihak CPHI akan melaksanakan serangkaian kegiatan penguatan pendampingan, pelaksanaan assesment, analisis situasi dan rencana kegiatan di 10 desa sasaran. CPHI akan mengimplementasikan intervensi spesifik dan sensitif yang konvergen dalam rangka pencegahan dan penanggulangan stunting di kota Gianyar dengan daerah sasaran lokus stunting melalui pendampingan yang akan dimulai pada bulan April Tahun 2019.