Analisa Masalah Stunting Di Kabupaten Gianyar Pada Workshop Program Pendampingan Pencegahan Dan Penaggulangan Stunting Di Kabupaten Gianyar Provinsi Bali

ByCPHI Unud

Analisa Masalah Stunting Di Kabupaten Gianyar Pada Workshop Program Pendampingan Pencegahan Dan Penaggulangan Stunting Di Kabupaten Gianyar Provinsi Bali

Pendampingan Sebagai Upaya Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Gianyar, Para OPD secara interaktif Menuliskan Permasalahan yang dihadapi di Lapangan dan mendiskusikan bersama-sama langkah kedepan untuk menanggulangi dan mencegah stunting di Kabupaten Gianyar.

Center  for Public Health Innovation menyelenggarakan workshop hari kedua dengan Tema Analisa Masalah dan Strategi yang akan dilakukan kedepannya di Program Pendampingan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Gianyar.

Acara workshop kedua ini menghadirkan Dr.dr. Lanang Sidartha, SpA(K) selaku pembicara mengenai “Tumbuh kembang anak, Penentuan stunting pada anak, intervensi/ tata laksana pencegahan dan penanggulangan stunting” tersebut diadakan di Ruang Pertemuan dr. AA Made Djelantik Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan dihadiri oleh Perwakilan Bupati Gianyar, Para OPD di Lingkungan Kabupaten Gianyar seperti Bappeda, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Fasilitas Layanan Kesehatan di Kabupaten Gianyar, dan Perguruan Tinggi/Institusi Pendidikan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar menyampaikan mengenai Gambaran umum dan prevalensi kejadian stunting di Kabupaten Gianyar dan Bappeda Kabupaten Gianyar memaparkan mengenai Program Intergrasi Penurunan Stunting di Kabupaten Gianyar. Kemudian dilanjutkan dari pihak Center for Public Health Innovation FK Universitas Udayana yang menyampaikan mengenai peran pendampingan Perguruan Tinggi di Kabupaten Gianyar dalam mencegah dan menanggulangi stunting.

Sesi dilanjutkan dengan perumusan masalah yang difasilitasi oleh tim CPHI dimana para OPD diharapkan dapat menuliskan dan mendiskusikan masalah yang selama ini dihadapi oleh masing-masing OPD dalam menangani permasalahan stunting di lapangan.

Para OPD secara aktif dan interaktif menuliskan dan menempelkan prioritas masalah yang dihadapi masing-masing OPD dan rencana aksi yang akan dilakukan kedepannya dalam program pendampingan di Kabupaten Gianyar.

Dari hasil diskusi beberapa permasalahan seperti terdapat sharing data yang belum optimal diantara para OPD di Kabupaten Gianyar (data By Name-By Address) yang belum diikuti dengan rekomendasi/intervensi. Terdapat juga permasalahan mengenai pemberian PMT (MPASI) yang belum bervariasi dan belum tepat sasaran di posyandu. Pengetahuan kader yang masih minim serta fasilitas posyandu yang belum memadai.

Bappeda Kabupaten Gianyar dan Dinas Kesehatan berharap kedepannya para OPD di lingkungan Kabupaten Gianyar dapat bekerjasama dan besinergi dalam program pendampingan ini sehingga dapat menurunkan angka stunting di 10 desa lokus stunting di Kabupaten Gianyar.

 

 

 

About the author

CPHI Unud administrator

Center for Public Health Innovation whose activities focus on providing research in the public health sector.

Leave a Reply