Pemaparan Hasil Asesmen Stunting Dan Advokasi Kepada Bappeda Kabupaten Probolinggo.

ByCPHI Unud

Pemaparan Hasil Asesmen Stunting Dan Advokasi Kepada Bappeda Kabupaten Probolinggo.

Terkait Dengan Komitmen menurunkan angka stunting di Kabupaten Probolinggo, GAIN Indonesia bersama Center for Public Health Innovation (CPHI) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana memfasilitasi Penyusunan Program Berbasis Bukti (PBB) berdasarkan Hasil Asesmen 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (LMKM) dan Hasil Asesmen Stunting.

Hari kedua di Kabupaten Probolinggo, kegiatan memfasilitasi penyusunan Program Berbasis Bukti dibuka oleh Kepala Bidang Litbang Bappeda Kabupaten probolinggo; Ibu Umi Setyowati, SSi., MAP dan menyampaikan mengenai kondisi stunting di Kabupaten Probolinggo.

Tim peneliti Center for Public Health Innovation memaparkan mengenai hasil asesmen stunting yang disampaikan oleh Dr. Pande Januraga dan difasilitasi oleh Dr. Dinar SM Lubis dalam penyusunan rencana kegiatan serta strategi pelaksanaanya.

Hasil pertemuan selama dua hari ini mendapatkan kesepakatan rencana kegiatan berupa revisi terhadap peraturan gubernur untuk memperkuat implementasi 10 LMKM, SOP untuk mengatur ASI Eksklusif, Rawat gabung, IMD, dan perbaikan mekanisme monitoring & evaluasi yang melibatkan berbagai OPD serta fasilitas layanan kesehatan di lingkungan Kabupaten Probolinggo. Selain itu juga dari diskusi disepakati untuk adanya pelatihan staff LMKM (konselor ASI & Non-klinis), perekrutan SDM terutama dokter anastesi.

Adapun strategi rencana kegiatan dari hasil diskusi adalah dengan pertemuan lintas sektor terkait rencana penyusunan program, pelatihan SDM terkait, dan juga memenuhi kebutuhan masing-masing fasilitas layanan kesehatan secara lebih optimal.

Kepala Bappeda juga memaparkan bahwa rembug stunting akan dilaksanakan setelah PAK pada bulan Mei sampai dengan juni 2019 sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pembangunan kesehatan di Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini akan dipimpin oleh Bappeda bersama dengan Dinas Kesehatan, Fasilitas Kesehatan dan beberapa OPD terkait.

Kepala Bappeda berharap melalui dialog dan diskusi diantara berbagai OPD terkait yang difasilitasi oleh Center for Public Health Innovation, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dapat menjadi salah satu strategi yang akan diadopsi nantinya sebagai usulan pembuatan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Probolinggo.

Penyusunan Pembangunan Kesehatan kearah yang lebih baik ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan ASI eksklusif sehingga status gizi anak meningkat dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Probolinggo.

 

 

 

 

About the author

CPHI Unud administrator

Center for Public Health Innovation whose activities focus on providing research in the public health sector.

Leave a Reply