Rapat Koordinasi CPHI dengan Para OPD di Bappeda Kabupaten Gianyar

ByCPHI Unud

Rapat Koordinasi CPHI dengan Para OPD di Bappeda Kabupaten Gianyar

11 Juni 2019, Tim CPHI FK Universitas Udayana menghadiri rapat koordinasi bersama dengan para OPD, rapat ini dimaksudkan dalam rangka kegiatan pendampingan program pencegahan dan penanggulangan stunting di desa lokus stunting di Kabupaten Gianyar.

Rapat koordinasi dibuka oleh Kepala Bappeda Kabupaten Gianyar yang juga menyampaikan mengenai permasalahan dan program-program yang selama ini di upayakan oleh Kabupaten Gianyar dalam mengatasi stunting. Beliau menuturkan bahwa di Kabupaten Gianyar telah dibentuk tim stunting berdasarkan SK Bupati yang selama ini bergerak dalam penanggulangan dan pencegahan stunting di gianyar. Selama ini sudah terdapat beberapa kegiatan seperti seminar, sosialisasi mengenai stunting namun tidak dapat dipungkiri walapun angka stunting menurun dari tahun 2013 sampai tahun 2018, Kabupaten Gianyar masih dikategorikan sebagai salah satu kabupaten lokus stunting di bali.

Kemudian dilanjutkan oleh Kepala Dinas Kesehatan yang melaporkan mengenai kondisi stunting di Kabupaten Gianyar dari segi kesehatan yang ditemukan dilapangan. Beliau juga menyampaikan mengenai intervensi-intervensi yang telah dilakukan sejauh ini dalam upaya meningkatkan status gizi anak khususnya terkait dengan stunting.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar memberikan respon positif terhadap program pendampingan intervensi gizi yang akan dilakukan di Kabupaten Gianyar terhadap 10 desa lokus stunting dari Kementerian Kesehatan yang bekerjasama dengan CPHI beserta para OPD terkait.

BPKP Provinsi Bali yang menjadi tim independent yang akan melakukan evaluasi dan pengawasan pun menyampaikan mengenai hal-hal yang wajib untuk dilakukan kedepannya terkait dengan pentingnya pendataan secara akurat dan dapat dipercaya sehingga dapat menjadi bahan untuk melihat apakah program tepat sasaran atau tidak. Data yang bagus by NIK by Address akan sangat membantu dalam melihat kinerja program di lapangan dan penyusunan proram kedepannya agar dapat tercapai tujuan utama yaitu tidak ada lagi stunting di Kabupaten Gianyar.

Jadi saran dari pihak BPKP menyebutkan bahwa kedepannya hendaknya lebih intensif lagi menaruh perhatian terhadap pengambilan data yang baik serta difokuskan kepada anak sejak dini terutama pemberian makanan tambahan di posyandu sesuai dengan kebutuhan intervensi yang sesuai.

Selain OPD diatas, terdapat juga OPD dari PMD yang hadir dalam rapat koordinasi kali ini, mengingat permasalahan stunting merupakan permasalahan yang harus diselesaikan secara lintas sektor.

Direktur CPHI menyampaikan bahwa konsep, data, intervensi yang menjadi tiga fokus utama yang akan didiskusikan lebih lanjut. Data penanggulangan diperlukan untuk menetapkan intervensi yang tepat. Program pendampingan ini dimaksudkan agar nanti para kader di posyandu mampu melakukan pengukuran yang lebih baik dan membantu dalam pendataan di lapangan untuk menyediakan data yang akurat. Perbaikan pendataan di lapangan akan sangat bermanfaat kedepannya sehingga intervensi-intervensi dapat dilakukan dengan lebih baik secara berbeda sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

 

About the author

CPHI Unud administrator

Center for Public Health Innovation whose activities focus on providing research in the public health sector.

Leave a Reply